Renungan Sore Hari

100 Ribu, Tanpa Tagihan, dan Sedikit Rasa Tenang

Akhirnya aku sadar sesuatu hari ini.

Iya, uangku tinggal 100 ribu.Tapi… semua tagihan bulan ini sudah lunas.

Rasanya aneh ya—di satu sisi dompet tipis,tapi di sisi lain hati justru lebih ringan.

Gak ada yang ngejar-ngejar.Gak ada notifikasi tagihan yang bikin deg-degan.Gak ada rasa panik harus bayar ini itu dalam waktu dekat.

Dan mungkin ini yang namanya cukup,walaupun bentuknya sederhana.

Memang, aku belum bisa menabung.Belum bisa bilang aku aman secara finansial.Tapi setidaknya, aku tidak sedang dikejar-kejar keadaan.

Untuk makan dan minum pun,aku masih bisa bergantung sama orang tua.Dan jujur, di situ aku merasa bersyukur—karena gak semua orang punya tempat untuk pulang dan bertahan seperti ini.

Mungkin ini bukan kondisi ideal,tapi ini juga bukan kondisi terburuk.

Aku lagi ada di tengah-tengah—di fase belajar bertahan tanpa harus benar-benar jatuh.

Dan dari sini aku belajar:ternyata hidup gak selalu harus “lebih” dulu untuk terasa cukup.Kadang, cukup itu datang saat tidak ada beban yang menghimpit.

Jadi untuk sekarang,aku gak mau mengeluh terlalu banyak.

Aku cuma mau bilang ke diri sendiri:

“Gapapa ya, kita belum bisa nabung.Yang penting kita gak punya utang yang bikin sesak.”

Pelan-pelan aja.Nanti juga sampai.

Dan untuk versi diriku di masa depan,kalau kamu baca ini—ingat ya, kamu pernah merasa tenang walaupun cuma punya 100 ribu.

Dan itu… bukan hal kecil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pikiran Random Di Minggu Siang

Pikiran Random Di Sore Hari